Sel hidup lebih lama ketika mereka bertukar produk metabolisme satu sama lain

Ketika sel bertukar produk metabolisme dengan sel lain, mereka hidup lebih lama. Temuan baru ini berasal dari tim peneliti di Charité – Universitätsmedizin Berlin. Yang membuat penemuan tersebut dalam sebuah penelitian menggunakan sel ragi. Fakta bahwa pertukaran ini berdampak langsung pada masa hidup sel dapat memainkan peran penting. Dalam penelitian masa depan tentang proses penuaan manusia dan penyakit yang berkaitan dengan usia. Studi tersebut muncul dalam edisi terbaru Cell.

Metabolisme terkait erat dengan penuaan: Meskipun membantu mempertahankan proses vital, membuat kita tumbuh. Dan memicu perbaikan sel, metabolisme juga menghasilkan zat yang merusak sel kita dan menyebabkan kita menua. “Proses metabolisme yang terjadi di dalam sel sangat kompleks,” kata Prof.

sel bertukar produk

slot777 login

Markus Ralser, Direktur Departemen Biokimia Charité dan Profesor Biokimia Einstein di fakultas kedokteran Charité. “Pertukaran zat antar sel dalam suatu komunitas merupakan salah satu faktor penting. Karena memiliki dampak besar pada metabolisme yang terjadi di dalam sel.” Sel selalu berhubungan dengan sel tetangga – di dalam jaringan, misalnya. Mereka melepaskan beberapa zat dan mengkonsumsi yang lain dari lingkungan sekitarnya. Dalam sebuah studi baru-baru ini, tim yang dipimpin oleh Prof. Ralser, seorang ahli metabolisme terkenal,

See also  MENINGKATKAN AKSES KE DATA KENDARAAN FLORIDA, PEMBUAT HUKUM GEORGIA MELUNCURKAN KAUKUS

Para peneliti menggunakan sel ragi dan melakukan eksperimen untuk menetapkan umur mereka. Sel ragi adalah model kunci dalam penelitian dasar, mikroorganisme dominan dalam bioteknologi. Dan penting dalam pengobatan karena dapat menyebabkan infeksi jamur. “Kami menunjukkan bahwa sel hidup sekitar 25 persen lebih lama ketika mereka bertukar lebih banyak metabolit satu sama lain.” Kata penulis utama Dr. Clara Correia-Melo.

Sel bertukar produk

Yang juga bekerja di Departemen Biokimia di Charité. “Jadi kami jelas ingin mengidentifikasi zat dan proses pertukaran yang ada di balik efek perpanjangan hidup ini.” Untuk melakukannya, para peneliti menggunakan sistem analitik khusus yang didukung oleh spektrometri massa yang memungkinkan mereka melacak dengan tepat pertukaran metabolit antar sel. Mereka menemukan bahwa sel bertukar produk, yang masih dapat membelah dengan baik dan seringkali,

See also  Unleash The Excitement Of Online Gaming In Banglades

Asam amino merupakan gulungan konstruksi yang membuat protein. kru periset menciptakan kalau perputaran asam amino metionin memanjangkan hayat sel yang ikut serta. Metionin berlangsung memiliki seluruhnya makhluk bernyawa serta memainkan kedudukan kunci dalam campuran protein, dan banyak prosedur seluler yang lain. “Menariknya, metabolisme sel mudalah yang memanjangkan hayat sel lanjut usia,” sabda profesor. Ralser. Sel bertukar produk yang dalam komunitas mengonsumsi metionin, membiarkan gliserol. Pada gilirannya, kehadiran gliserol mempengaruhi sel penghasil metionin, mengakibatkan mereka hidup lebih lama. Gliserol dibutuhkan guna menciptakan jaringan sel serta berfungsi dalam menjaga sel.

penelitian komunitas sel ibu roti ini merupakan yang mula-mula memberitahukan kalau perputaran metabolit selaku langsung berkesudahan pada hayat serta prosedur penuaan sel. Para periset menerka ini serta sah guna model sel lain, kayak yang ada di badan individu, serta berniat guna menyelidikinya dalam riset lebih lanjut. “penjelasan yang lebih cakap perihal kirai metabolisme permukiman cakap di dalam atau di dampingia sel hendak menolong pengkajian perihal macam mana penyakit yang berhubungan dengan umur kayak diabet, kanker, serta keadaan neurodegeneratif meningkat,” sabda profesor. Ralser. “pergantian metabolit dampingi sel diabaikan di era terus, tapi ini jelas yakni aspek yang sungguh berarti dalam prosedur penuaan sel. kita berkeinginan riset kita hendak menolong menciptakan perputaran produk metabolisme antar sel jadi fokus yang lebih besar dalam riset di era depan.” guna bagiannya, profesor.

You May Also Like

About the Author: Admin