SANKSI LANJUTAN ‘TIDAK MUNGKIN MELUMPUHKAN’ RUSIA: WADAH PEMIKIR AS

Sanksi Lanjutan ‘tidak Mungkin Melumpuhkan’ Rusia: Wadah Pemikir Aslebih Dari Setahun Setelah Dimulainya Invasi Ke Ukraina. Pusat Studi Strategis Dan Internasional (Csis) As Telah Menyimpulkan Bahwa Sanksi Tidak Akan Menghancurkan Ekonomi Rusia. Penulis Laporan Tersebut Juga Percaya Bahwa Sanksi Terhadap China Akan Sulit Mengingat Seberapa Dekat Amerika Serikat Terkait Dengan Ekonomi China.

Sanksi Lanjutan

“meskipun Langkah-langkah Ekonomi Merugikan Ekonomi Rusia. Kerusakannya Akan Lebih Kecil Dari Yang Diharapkan. Sebagian Karena Ekspor Sumber Daya Alam Rusia Yang Berkelanjutan. Dan Itu Tidak Akan Menjadi Pukulan Telak. Dengan Kata Lain. Tujuan Untuk Sepenuhnya Menetralisir

Rusia Dan Mengakhiri Perang Dengan Cepat Tidak Lagi Dianggap Dapat Dicapai .

Rusia Telah Bangkit Kembali Dari Kehancuran Mata Uang Tahun Lalu. Pada 23 Februari 2018. Tepat Sebelum Invasi Dimulai. Nilai Tukarnya Sekitar 81 Rubel Per Dolar. Tetapi Turun Menjadi 132 Rubel Pada Awal Bulan Berikutnya. Namun. Rubel Dengan Cepat Pulih Dan Baru-baru Ini Diperdagangkan Pada 76 Rubel Per Dolar . Kira-kira Level Yang Sama Seperti Sebelum Invasi. Kekuatan Mata Uang Biasanya Mencerminkan Kesehatan Negara.

See also  5 KERETA MALAM EROPA UNTUK NAIK MUSIM PANAS INI

Dengan Rubel Kembali Berkuasa. Ia Gagal “Menghancurkan Ekonomi Rusia”. Yang Dilihat Csis Sebagai Tujuan Utama Dari Sanksi Tersebut. Laporan Institut Menjelaskan: “harapan Penerbangan Untuk Mendestabilisasi Rusia Telah Pupus Oleh Pemulihan Lembaga Keuangan Negara Dan Nilai Tukar. Sekarang Tujuan Utamanya Adalah Untuk Mengurangi Kemampuan Rusia Untuk Mempertahankan Perang Melalui Gesekan Ekonomi. Langkah-langkah Tersebut Memiliki Beberapa Efek. Tetapi Tidak Mungkin Sebagai Menentukan Karena Hasil Medan Perang Mereka

Memiliki Makna. Dengan Kata Lain. Sanksi Tidak Cukup Untuk Membalikkan Keadaan Perang.

Tetapi Pertanyaan Yang Lebih Rumit Adalah Apa Yang Harus Dilakukan Jika China Melakukan Invasi Yang Telah Lama Diumumkan Ke Taiwan.

“Akan Jauh Lebih Sulit Untuk Menjatuhkan Sanksi Dan Kontrol Ekspor Yang Sebanding Di China. Dan Akan Mengganggu Ekonomi Global.” Kata Laporan Csis. Amerika Serikat Sangat Bergantung Pada China. Terutama Untuk Barang-barang Manufaktur. Dan Kedua Negara Tidak Dapat Dipisahkan. Lebih Buruk Lagi. Mereka Adalah Dua Ekonomi Terbesar Di Dunia. Dan Setiap Gangguan Terhadap Salah Satu Atau Keduanya Akan Berdampak Global.

See also  Latoto : Daftar Situs Slot Gacor Hari Ini Gampang Menang Maxwin 2024

Tapi Mungkin Komentar Yang Paling Menggugah Pikiran Dalam Laporan Ini Adalah Bagian Ini: “pencegahan Ekonomi (Juga Dikenal Sebagai Sanksi) Harus Dianggap Sebagai Pelengkap Pencegahan Militer. Bukan Sebagai Penggantinya.” Persis

You May Also Like

About the Author: Yofi