PERUSAHAAN AI ISRAEL MENGANALISIS SUARA UNTUK MEMPERINGATKAN RISIKO GAGAL JANTUNG

Tamir Tal. Pendiri Startup Perawatan Kesehatan Cordio Yang Didukung Kecerdasan Buatan (Ai) Yang Berbasis Di Israel. Telah Mengembangkan Aplikasi Yang Memperingatkan Pasien Yang Berisiko Gagal Jantung.

Israel

Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif Diketahui Mengalami Perubahan Suara Akibat Kongesti Paru. Hearo.

Aplikasi Yang Dikembangkan Oleh Coldio. Menggunakan Algoritme Pembelajaran Mesin Untuk Mendeteksi Perubahan Pada Suara Tersebut Dan Memberi Tahu Pasien Sebelum Mereka Menyadari Gejalanya.

Jutaan Orang Di Amerika Serikat Menghadapi Risiko Gagal Jantung Kongestif. Yang Terjadi Ketika Kemampuan Jantung Untuk Memompa Melemah Dan Tidak Mampu Memompa Cukup Darah Ke Seluruh Tubuh. Penyakit Ini Menyebabkan Penumpukan Cairan Di Ekstremitas Dan Paru-paru Dan Dapat Menyebabkan Komplikasi Serius Yang Memerlukan Rawat Inap Jika Tidak Ditangani. Deteksi Dini Dapat Mencegah Rawat Inap. Tetapi Gagal Jantung Terkenal Sulit Dideteksi Sampai Gejalanya Parah.

See also  Photoshop Tutorials Archives

Uji Klinis Telah Menunjukkan Bahwa Aplikasi Coldio Dapat Mendeteksi Tanda-tanda Awal Gagal Jantung Kongestif Sekitar 80% Dari Waktu. Penelitian Yang Dilakukan Di Israel Telah Membuat Perusahaan Tersebut Mendapatkan Persetujuan Dari Otoritas Eropa Dan Israel Untuk Memasarkan Aplikasi Tersebut. Kata Perusahaan Tersebut. Coldio Sedang Menyelesaikan Uji Klinis Yang Lebih Besar Di Amerika Serikat Dan Meminta Persetujuan Dari Food And Drug Administration (Fda) As.

William Abraham. Ahli Jantung Ohio State University Yang Saat Ini Sedang Melakukan Uji Klinis Untuk Perusahaan Tersebut. Mengatakan Bahwa Aplikasi Tersebut Dapat Menjadi Solusi Terobosan Bagi Pasien Dengan Gagal Jantung Kongestif Setelah Diluncurkan Ke Pasar. “Aplikasi Coldio Tidak Memerlukan Perangkat Keras Atau Peralatan Khusus Apa Pun Di Rumah Anda. Yang Anda Butuhkan Hanyalah Ponsel Cerdas Anda.” Katanya.

Startup Yang Didukung Pemerintah Israel

Lahir Di Israel. Tal. Kini Berusia 50 Tahun. Memulai Kariernya Sebagai Pengacara. Terutama Berurusan Dengan Transaksi Keuangan Seperti M&a Dan Investasi Ventura. . Pada Tahun 2007. Ia Menjadi Coo Neovasc. Yang Memproduksi Perangkat Medis Untuk Pasien Jantung. Dan Menemukan Daya Tarik Perangkat Medis.

See also  FUSI NUKLIR BERADA PADA TAHAP PENGGUNAAN PRAKTIS

Tal Meninggalkan Perusahaan Pada Tahun 2010 Ketika Neovask Diakuisisi Oleh Medical Venture Corp. Pada 2017. Ia Menjadi Ceo Coldio. Didirikan Pada 2013. Coldio Adalah Bagian Dari Program Inkubator Insentif Pemerintah Israel. Yang Mendukung Penelitian Dan Pengembangan Startup.

Cordio Mengatakan Ide Untuk Aplikasi Tersebut Berasal Dari Chaim Rotan. Seorang Ahli Jantung Yang Ikut Mendirikan Perusahaan Dengan Tal. Timnya Tahu Bahwa Suara Pasien Gagal Jantung Kongestif Akan Berubah Ketika Paru-paru Mereka Tersumbat. Tetapi Hanya Setelah Kondisinya Memburuk Secara Signifikan. Jadi Mereka Mengembangkan Perangkat Lunak Untuk Menemukan Perubahan Suara Lebih Cepat.

Pasien Yang Menggunakan Aplikasi Hearo Perusahaan Membaca Kata-kata Yang Berisi Frasa Berbeda Setiap Pagi Dan Merekamnya Ke Dalam Aplikasi Untuk Membantu Algoritme Mendeteksi Perubahan. Cto Coldio Adalah Ilan Shalom. Yang Mendirikan Perusahaan Teknologi Pengenalan Suara Nsc Pada Tahun 1993 Dan Menjualnya Ke Audiocodes Pada Tahun 2010.

See also  HYUNDAI DAN KIA MENAWARKAN PERANGKAT LUNAK GRATIS UNTUK MENCEGAH PENCURIAN

Hubungan Yang Kuat Dengan Dokter

Coldio Telah Mengumpulkan Sekitar $25 Juta Hingga Saat Ini Dari Investor Termasuk Peregrine Ventures Dan Ceros Financial Services. Tal Mengatakan Perusahaan Dapat Mengumpulkan Dana Tambahan Akhir Tahun Ini Untuk Menyelesaikan Proses Persetujuan Fda Dan Mengkomersialkan Produk Tersebut. Selain Itu. Aplikasi Tersebut Akan Segera Melakukan Uji Klinis Akhir Di 30 Lokasi Di Seluruh Amerika Serikat. Jika Uji Coba Menghasilkan Hasil Yang Positif. Tal Bertujuan Untuk Mendapatkan Persetujuan Fda Pada Kuartal Kedua Tahun 2024.

Tim Coldio Berencana Untuk Menerapkan Teknologi Pengenalan Suara Perusahaan Untuk Mendeteksi Penyakit Selain Gagal Jantung. Dan Sedang Menguji Perangkat Lunak Prediktif Untuk Pasien Dengan Covid-19 Dan Penyakit Paru Obstruktif Kronik (Ppok). Namun. Upaya Ini Tidak Mudah Dicapai Dengan Sedikit Memodifikasi Program Aplikasi. Dan Akan Menghadapi Tantangan Individu. “Saya Pikir Perbedaan Terbesar Antara Coldio Dan Perusahaan Kesehatan Digital Lainnya Adalah Pendekatan Kami Seperti Produsen Perangkat Medis. Kami Tahu Apa Yang Dibutuhkan Dokter.” Kata Tull.

You May Also Like

About the Author: Yofi